Jenis dan ragam kaos polos

aaaa

Disadari atau tidak, saat memilih kebutuhan kaos polos, orang cenderung memperhitungkan bahan dan hanya sebagian yang mengenal jenis kaos yang dibelinya. Meski berbentuk sederhana, tahukah Anda jika kaos polos juga memiliki jenis-jenis yang membedakan satu dengan yang lain? Selain bahan kain yang digunakan dan cat untuk kebutuhan print kaos, saat berbentuk kaos polos, pakaian jenis ini memiliki jenis yang berbeda-beda. Hal paling sering digunakan untuk menamain sering dipisah berdasarkan bentuk kerah yang digunakan. Ingin tahu lebih banyak, berikut diantaranya.

Jenis kaos yang pertama adalah oblong. Kaos jenis ini biasanya bebentuk sangat sederhana, dengan 4 lubang, masing-masing 3 dibagian atas, dan satu di bagian bawah. Meski demikian, modifikasi kaos polos oblong pada akhirnya membuat 5 jenis kaos yang berbeda satu dengan yang lain. Hal ini didasarkan atas bentuk kerah yang berbeda.

  1. Kaos oblong kerah ‘O’. Kaos jenis ini paling sering digunakan oleh banyak orang. Seperti namanya, kerah pada kaos jenis ini berbentuk bulat (‘O’). Umumnya tak ada ornamen pendukung lain, kecuali sablon di bagian depan samping atau belakang kaos. Kaos ini juga biasa dikenal dengan nama O-Neck T-Shirt.
  2. Jenis kaos berikutnya adalah kerah ‘V’. Kembali diambil dari namanya, kerah pada jenis kaos ini membentuk seperti huruf V. Dimana bagian tengah lebih rendah ketimbang bagian kanan dan kiri (membentuk segitiga terbalik). kaos polos jenis ini sering digunakan di industri fashion, dan biasa disebut dengan V-Neck T-Shirt.
  3. Jenis kaos yang lain adalah kerah ‘U’. Seperti jenis kerah ‘O’, jenis kaos ini memiliki bagian melengkung dibawah. Namun garis lurus terdapat disamping dan bagian belakang. Seperti jenis t-shirt V-Neck, jenis kaos ini paling sering digunakan pada beragam produk fashion karya desainer top dunia.
  4. Jenis kaos polos selanjutnya berbentuk ‘Y’, jenis kaos ini pada dasarnya adalah modifikasi kaos V-Neck yang mengalami perombakan dibagian bawah (segitiga). Dimana terdapat garis lurus kebawah yang fungsinya sebagai tempat kancing. Densain yang fashionable, membuat kaos jenis ini berkarakter semi formal.
  5. Turtleneck, adalah jenis kaos terakhir. Seperti leher pada kura-kura, terdapat kerah yang mengarah ke atas leher. Fungsi bagian ini biasanya lebih kepada kenyamanan dan estetika, sehingga selain hangat, kaos jenis ini terlihat cukup modis.

Selain kaos polos oblong, dalam industri pakaian terutama kaos, juga dikenal istilah atau jenis kaos Raglan. Dibanding jenis kaos oblong, jenis pakaian ini pada dasarnya mendapat modifikasi pada bagian lengan. Dimana pada Raglan, panjang lengan sampai se-siku. Dan umumnya memiliki dua warna dasar yang membedakan bagian lengan tangan dan badan secara keseluruhan. Modifikasi kaos jenis ini juga sering dilakukan pada bagian leher, yang umumnya berbentuk ‘O’ atau ‘V’.

Jenis kaos lain adalah Polo. Seperti namanya, kaos polos ini dikembangkan berkat olahraga Polo. Dimana kesan elegan dimunculkan dalam bentuk kerah (Seperti kemeja), tapi berada pada sebuah desain kaos. Kaos ini biasanya didesain dengan kain cukup tebal, sehingga dalam penggunaannya, kaos ini lebih awet dibanding jenis kaos yang lain. Bagian kerah pada kaos polo, membuat kaos jenis ini sering digunakan dalam berbagai kesempatan kegiatan formal.