Memilih jenis kaos sesuai kebutuhan

20180926120027_IMG_2048.JPG

Pernah suka warna kaos polos, tapi tak nyaman saat dipakai. Bisa jadi Anda kurang memperhatikan bahan yang digunakan. Karena meski bermotif sederhana, kaos umumnya dibuat dengan bahan tertentu, sehingga memiliki karakter khas, yang akan terasa saat dipakai.

Dalam menggolongkan jenis kaos, biasanya produsen menggunakan beberapa varian bahan. Umumnya jika dipakai, bahan tertentu akan memiliki kelebihan atau kekurangan dibanding dengan bahan yang lain. Bahan apa saja yang biasa digunakan untuk kaos, berikut ulasannya.

Katun, bahan ini biasa juga disebut cotton combed. Bahan ini dikenal sangat baik untuk bahan kaos, jangan heran beberapa produk clothing internasional dan lokal ternama sering menggunakan bahan ini untuk produk kaosnya.

Kain katun biasanya dapat dikenali dengan serat benang lebih halus dan rajutan benang yang rata. Saat dipakai, katun biasanya terasa dingin dan mudah sekali menyerap keringat karena bahan baku kaos yang terbuat dari serat kapas. Katun sendiri memiliki jenis setingkat lebih jelek, yakni katun carded (cotton carded). Dibanding bahan katun, jenis ini biasanya dapat dikenali dengan serat benang yang kurang halus.

TC atau lebih dikenal dengan sebutan Teteron Cotton. Meski terbuat dari serat kapas bahan ini merupakan campuran cotton combed 35 % dan polyester 65%. Memiliki sifat berbeda dengan katun, bahan ini biasa dikenal agak panas dan susah menyerap keringat. Kelebihan bahan ini lebih awet, bahkan setelah dicuci berkali-kali bahan ini umumnya tidak gampang melar.

CVC atau cotton viscose, bahan kaos polos ini merupakan campuran dari 55% Cotton Combed dan 45% Viscose. Bahan ini umumnya dapat dikenali dengan sudut serat yang sangat kecil (Dibandingkan dengan katun). Bahan ini menyerap keringat dengan baik, sehingga sering digunakan untuk pakaian olahragawan.

Polyester atau PE, bahan ini biasanya digunakan untuk produksi kaos low budget. Meskidemikian, kaos dengan bahan dasar polyester umumnya memiliki struktur tidak terlalu tipis. Bahan ini terbuat dari serat plastik polyester, dan sering digunakan untuk kaos kampanye partai, pilkada, promosi, dan sebagainya. Kekurangan bahan ini adalah tidak bisa menyerap keringat dan panas saat dipakai.

20180926120027_IMG_2048.JPG