Sejarah kaos polos dan kepopulerannya di indonesia

sejarah-kaos-oblong-polos-di-Indonesia.png

Kaos Polos menjadi favorit banyak orang karena nyaman dipakai, namun tidak banyak dari kita yang tahu bagaimana sejarah dari kaos tersebut. Kaos biasanya dibuat dengan bahan yang murah dan ringan dipakai, karena itulah kaos polos murah sangat mudah untuk dijumpai. Kaos ini pertama kali dipakai pada tahun 1913 saat tentara Amerika menggunakannya sebagai pakaian lapisan dalam dari seragam mereka.

Kata t shirt sendiri mulai dikenal pada tahun 1920, kemudian kaos ini menjadi lebih sering terlihat karena para tentara mulai memakainya secara terpisah sebagai gaya kasual meskipun mereka masih harus mengenakan bawahan seragam mereka. Yang membuat kaos menjadi lebih terkenal adalah saat actor terkenal Marlon Brando mengenakannya dalam salah satu filmnya yang berjudul A Streetcar Named Desire. Selanjutnya Kaos Polos terangkat statusnya menjadi salah satu pakaian dengan nilai fashion yang tinggi. Penggunaan kaos pun menjadi berubah menjadi pakaian luar dan orang-orang mulai mengenakannya secara terpisah dari seragam.

Awalnya kaos hanya dipakai oleh anak laki-laki saat mereka sedang bermain atau mengerjakan pekerjaan rumah lainnya. Namun seiring dengan perkembangannya kaos akhirnya dipakai sebagai pakaian kasual untuk semua acara. Perkenalan gambar yang di print ke permukaan kaos membuat jenis pakaian ini semakin melambung. Sekarang selain sebagai pakaian, Kaos Polos juga dianggap sebagai salah satu media untuk mengekspresikan diri.

Perkembangan jenis kaos dan perusahaan pembuatnya

Sejak saat itu kaos dengan berbagai macam gaya pun bermunculan, gaya tersebut terdapat pada berbagai tipe leher dan lengan. Salah satunya adalah kaos raglan, yang dibuat menggunakan lengan tipe raglan. Lengan tipe ini berbeda dengan kaos yang lain karena lengan ini dibuat satu kesatuan dari lengan sampai pundak dan menjulang langsung ke leher.Sejar

Kepopuleran kaos di Indonesia

Meskipun sejarah kaos tersebut berkembang di Amerika serta Kanada, namun kepopuleran kaos juga merambah ke Indonesia sejak tahun 90-an. Kita bisa melihat berbagai macam kaos polos Jakarta yang banyak dipakai terutama oleh anak muda, bahkan kaos dengan tipe raglan ataupun gildan juga sudah merambah sampai ke Indonesia.

Menariknya kaos tersebut tidak hanya diterima begitu saja oleh pemuda Indonesia, namun mereka justru menjadikannya sebagai salah satu media dimana mereka bisa mencantumkan ide-ide ke permukaan kaos yang membuatnya menjadi semakin menarik. Jika kita ingin mengenakan pakaian yang simple namun tetap dapat mengundang