CARA MERAWAT KAOS POLOS UNTUK ANAK

Salah satu masalah yang sering dihadapi anak adalah biang keringat dan masalah kulit lainnya. Meskipun tak memiliki aktivitas yang berarti layaknya orang dewasa, gerakan-gerakan kecil umumnya membuat anak berkeringat. Tak jarang, suhu ruangan yang panas memperparah produksi keringat dan meningkatkan timbulnya seperti biang keringat tersebut, apalagi jika si anak memiliki kulit yang sensitif.

Tak ayal sebagai orangtua, pemilihan pakaian menjadi hal penting. Salah satunya adalah memilih kaos polos berbahan katun yang nyaman bagi tubuh si anak. Pemilihannya pun tak bisa sembarangan. Tebal-tipis bahan jadi hal penting, termasuk  serat pakaian hingga ukuran yang tepat menjadi penentu kenyamanan bagi si buah hati. Misalnya saja, pakaian yang terlalu longgar akan membuatnya tak nyaman dan mengganggu penampilan. Tak hanya itu, pakaian yang terlalu sempit juga akan mengganggu sirkulasi udara dan berdampak pada kulit si anak.

Serta yang tak kalah pentingnya adalah dalam perawatan. Bisa dikatakan perawatan kaos polos untuk anak susah-susah gampang karena membutuhkan perawatan khusus daripada kaos polos untuk orang dewasa. Bahan-bahan yang digunakan tak bisa sembarangan karena akan mengancam kesehatan.

  1. Memilih deterjen yang aman. Sebaiknya gunakan deterjen khusus pakaian anak. Pasalnya deterjen ini lebih aman karena bahan-bahan yang terkandung di dalamnya diperuntukkan khusus untuk bayi. Harganya memang lebih mahal jika dibandingkan dengan deterjen biasa.

Sebenarnya, jika si anak tak memiliki alergi atau kulit yang sensitif, penggunaan deterjen biasa bisa digunakan, seperti yang dikatakan Mary Spraker, dokter spesialis kulit anak. Pilihlah deterjen cair karena lebih gampang dibilas. Deterjen bubuk cenderung meninggalkan residu pada bahan kaos polos si anak sehingga dapat menyebabkan iritasi.

  1. Hindari penggunaan pemutih. Bukan hanya deterjen yang harus diperhatikan, tetapi juga pemutih yang kerap kali masih digunakan orangtua. Perawatan kaos polos untuk anak memang seharusnya menghindari pemutih, terlebih lagi bahan pemutih yang mengandung klorin. Bukan hanya dapat merusak serat kaos polos, tetapi juga meningkatkan risiko bayi mengalami iritasi kulit.
  2. Balik kaos polos terlebih dahulu. Untuk proses menjemur dan menyetrika, sebaiknya balik kaos terlebih dahulu. Hal ini dapat mengurangi risiko rusaknya sablonan, apalagi kebanyakan kaos polos untuk anak memiliki desain yang menarik.

Masih bingung cari toko kaos polos anak berkualitas baik? kunjungi store offline kami di jl. Cingised no 105 dan jl. Cihampelas no 124, Bandung